
Life of Pi
-Kisah Pi-
BIOGRAFI PENGARANG
YANN MARTEL adalah penulis Canada. Life of Pi merupakan bukunya yang ketiga. Buku ini memenangkan penghargaan Man Booker Prize 2002, dan telah menjadi bestseller internasional.
Seperti judulnya Life of Pi menceritakan kisah perjuangan hidup seorang tokoh bernama Pi. Pi adalah seorang mahasiswa di Universitas Toronto berumur 16 tahun. Dia dan keluarganya adalah penduduk asli India yang kebanyakan memeluk agama Hindhu. Orangtuanya, khususnya ayahnya memiliki kebun binatang yang dinamakan Kebun Raya Pondicheryy. Sejak kecil, Pi telah dikenalkan oleh ayahnya tentang bebagai macam binatang termasuk harimau Royal Bengal. Kelak, pengetahuan Pi tentang kehidupan binatang inilah yang akan menyelamatkan hidupnya.
Karena kondisi pemerintahan India pada saat itu, keluarga Pi memutuskan untuk pindah ke Canada. Mereka menumpang Tsimtsum, kapal barang Jepang berbendera Panama pada tanggal 21 Juli 1977. Di tengah perjalanan, saat ada hujan deras dan ombak yang ganas, Tsimisum tenggelam dengan cepat, para binatang keluar dari kandang dengan paniknya. Oleh para awak yang ditemui oleh Pi sesaat sebelum tenggelam, Pi dilempar di sekoci, kemudian sekoci itu meluncur ke laut tepatnya ke Samudra Pasifik.
Dari sinilah kisah ini dimulai, Pi menghabiskan waktunya terombang-ambing di luasnya Samudra Pasifik dengan ditemani seekor hyena, seekor zebra yang kakinya patah, seekor orang utan betina, dan seekor harimau Royal Bengal seberat 225 kg. Kemudian, seiring berjalannya waktu, sekoci hanya terisi penumpang Pi dan harimaunya. Mereka saling membantu hidup di Samudra Pasifik. Keberadaan harimau memberikan harapan bagi Pi.
Akhirnya, setelah sekoci berhasil mendarat di Meksiko pada tanggal 14 Februari 1978, mereka berpisah, Pi ditemukan oleh penduduk setempat, dan si-harimau pergi ke hutan belantara, tempat semestinya dia berada. Perpisahaan ini membuat Pi sedih dan menangis, karena kebersamaan mereka yang lama, menghadapi kerasnya kehidupan di Samudra, mengukir kenangan yang indah bagi seorang anak lelaki kesepian seperti Pi.
Berdasarkan pengalaman penyelidik, cerita tersebut tak ada tandingannya dalam sejarah kapal tenggelam. Sangat sedikit korban kapal tenggelam yang bisa bertahan begitu lama di laut seperti Pi, dan belum pernah ada yang ditemani oleh harimau Bengal dewasa. Kisah yang luar biasa, penuh keajaiban, dan seperti ucapan salah satu tokoh di dalamnya, kisah ini akan membuat orang percaya pada Tuhan.
Buku ini diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta, 2005
Tidak ada komentar:
Posting Komentar