Senin, 07 Juli 2008

Kejadian Seru di Rumah!!


Ups, kejadian aneh banget di rumahku kemarin
This is my story...

One day, aku bangun agak siangan, sekitar jam 06.15 pagi. Mbak Tety dan Mas Rino bangun agak awalan, and...Hah!! Mbak dan Mas sedang gundah gulana, jalan ke sini, jalan ke situ, muter-muter ke ruang tamu, ke kamar, trus ke dapur,Nah...aku yang 'aras-arasen' akhirnya terpaksa bangkit dari selimut.

"Enek opo mbak? opo sing ilang?", kata pertamaku setelah menguap-nguap kecil di kamar. "Sandal-e ilang kabeh dik, sandalmu, sandal-e Mas Rino, Bulek...", jawab Mbak sambil memegang sapu, berharap pencurinya akan datang lagi dan mbak sudah bersiap diri. Spontan tentu aja aku kaget 1/4 mati (biasanya kan 1/2 mati, yee...bikin versi bedanya dong)

Emm...perasaanku sie ada senang dan sedih juga. Senangnya ya...coz akhir-akhir ini aku memang rencana ingin beli sepatu baru, tapi sedihnya..sepatu itu adalah saksi bisu aku kuliah dan sepatu itu sudah bener-bener pas di kakiku yang mungil ini (ya iyalah..., la wong ukurannya cuman 36 doang, hehehe). So sangat disanyangkan banget sudah gak ada. Hilang lagi! Di rumah lagi hilangnya! Di rumahku sendiri! banyangin aja coba! ( Udah, gak usah dibanyagin betulan, lama....non!)

Fiuhhhh.....

Sorenya, tanpa sengaja aku dan tanteku lihat kerumunan warga di salah satu rumah, karena penasaran, aku dan adek pergi melihat sebentar. Waktu aku tanya ke salah satu warga, "Ada maling mbak..!". Hah? Are you kidding? Maling?? Masa seh?. Para bapak-bapak sudah naik ke atas loteng. Mereka masing-masing sudah membawa alat berat, seperti linggis, tongkat, beton, kayu. Buat apa? Yang pasti buat mukulin si maling biar babak belur. Karena TKP tempat persembunyian si maling ini rumah kosong dan dikunci, para bapak keren ini berusaha menyergap si maling dengan melubangi atap rumah..Tetapi si maling tidak juga kelihatan batang hidungnya, padahal warga yang sudah menunggu dari luar puaniknya tidak karuan!!. Ada yang ngasih sumpah serapah, ada yang termenung tidak percaya, ada juga yang bikin kopi (dikirain nonton layar tancap kali!), ada yang hubungi polisi, anak-anak kecil tertawa ngikik, mereka bertingkah kayak film detektif-detektifan gitu...hahaha, aku yang liat tertawa geli aja.

Sampai 1 jam nungguin, si pemeran utama ini tidak muncul-muncul juga, akhirnya aku balik aja ke rumah, soalnya tanteku mau pulang ke Madiun, so aku buru-buru aja, soalnya musti nganter sampai depan rumah toh?

Nahh...kejadian ini jadi pelajaran penting buat aku. Rumah harus selalu dalam keadaan terkunci, Siapa tau kan? Orang itu jika terpaksa, bisa melakukan sesuatu yang nekat, iya toh?

Akhirnya cerita ini berakhir membingungkan. Si pemeran utama tidak tahu sudah tertangkap atau belum? Aku belum beli sepatu baru hari ini, padahal besok pagi aku masuk kuliah?.... I'm confused!

Tidak ada komentar: